Selasa, 13 September 2011

.’Baca dong ceritaku :D ..

Papa,mama,abang,kakak,adik,kakek,nenek,ibu guru,bapak guru pokoknya semuanyalah. Mungkin aku masih terlalu kecil untuk mencintai dia, menyanyangi dia, apalagi menyukai dia. Aku belum berfikir apa itu ‘ CINTA’. Yang ku pikirkan hanyalah bagaimana aku belajar untuk menjadi seorang gadis yang pintar dan mempunyai disiplin dan berbaktik kepada orang tua. Mungkin orang lain sudah mengerti betul apa itu arti ‘CINTA’. Yang ku tahu tentang cinta hanyalah mencintai seseorang itu harus tulus, harus sepenuh hati untuk menyayangi, mencitai itu katanya tidak hanya untuk pacar saja. Tapi, untuk orang tua, sahabat , keluarga , dan semua orang . mungkin aku belum mengerti arti cinta yang sesungguhnya. Tapi sekarang aku telah merasakannya. Terkadang aku senang karena aku bisa mencintai orang lain. Tapi aku tak pernah tahu apakah dia juga mencintaiku? Mungkin dulu aku belum mengerti arti cinta karena aku masih duduk di bangku kelas satu SMP. Lucu memang saat aku mengenal seseorang yang bisa membuatku jatuh cinta. Saat pertama bertemu yang ada hanyalah pertengkaran hingga akhirnya terjadi permusuhan antara aku dan dia. Pertama aku masa bodoh aja tentang dia. Tapi, lama kelamaan aku selalu mikirin dia. Aku khawatir sama dia. Aku kangen sama dia. Kalau aku berpapasan sama dia aku Deg degan..
mungkin aku terlalu bodoh tentang Cinta ! karena apa ? karena sudah 4 tahun terlewati aku tetap mencintai dia tetap menunggu dia dan menginginkan dia. Tapi apa yang ku dapat ‘ Nol’. Yang ada hanya cinta terpendam. Dalam seminggu aku bisa menyukai seorang lelaki yang menurutku selalu baik. Tapi, tetap saja orang pertama di hatiku selalu membayangiku. Saat aku tertidur dia selalu hadir dalam mimpiku. Saat aku berkhayal dia pasti ada. Dia selalu membayangiku kemana pun aku pergi.
Aku memang terlalu bodoh menangisi hal yang tidak penting. Disaat dia milik orang lain aku Cemburu. Saat aku melihat dia bertatapan mata aku juga Cemburu. Aku sakit melihat itu semua. Tapi, setelah berfikir sekian Detik, Menit , hingga sekian jam. Mungkin aku harus melupakan dia walau ini sulit . jika aku selalu mengingikan dia tapi dia tidak . apa gunanya . aku harus merelakan dia bersama yang lain asal dia bahagia. Dan mungkin aku takkan pernah lagi mengenal cinta seperti ini lagi. Dan mungkin juga aku akan lebih senang menyendiri untuk kebahagianku…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar