Jumat, 25 Januari 2013

Saat itu aku berumur 17 tahun :)


Saat itu aku berumur 17 tahun . pagiku biasa saja. Kalau ada yang bertanya seneng nggak sudah berumur 17 , tapi masih Jomblo ? mungkin aku hanya bisa jawab ya atau tidak . dan aku akan jawab ya . mungkin anda berfikir dasar bodoh Jomblo kok seneng . aku punya alasan tersendiri ya. Karena aku selalu berfikir yang utama dalam hidup yang pasti kebahagian. Tapi, terlalu sering aku melihat banyak hal yang membuat aku takut untuk memiliki seorang kekasih . misalnya pertengkaran . itu adalah hal yang sangat membuatku merasa hidup nggak nyaman . apalagi aku belum bisa memberikan sesuatu yang special untuk membuat diriku senang gimana nantinya dengan kekasih ? yang ada nantinya dia nggak betah punya hubungan dengan kita karena kita kadang lupa sama dia.
     Siang hari yang menyenangkan bersama sahabat-sahabatku . mereka memang pandai sandiwara bisa-bisanya mereka buat aku menangis dan marah .
Aku merasa saat itu keadaan sangat kacau dan aku terbawa emosi. Tapi tanpa aku sadari mereka memberi kejutan dan aku hanya bisa membalasnya dengan tawa. Walau sudah sempat emosi.kami merayakan ulang tahunku dengan sederhana . tapi itu saja sudah buat aku senang. Kami bercanda, tertawa dan mereka mengotori wajah dan rambutku dengan kue tart aku merasa bahagia bersama mereka . dan ini takkan bisa terulang dan akan menjadi kenangan .
     Semua seperti mimpi umurku kian hari semakin bertambah dan aku memasuki umur yang 18 tahun. Tak ada yang special seperti aku berumur 17 tahun. Kujalani hidup yang penuh tantangan . mencari kebahagian sendiri, jauh dari kedua orang tua, sahabat dan teman-teman . yang biasanya makan bareng sama keluarga, kadang sama sahabat juga. Nah sekarang semua aku lakukan sendiri. Kadang makan pun kita lupa nggak ada yang ngingatin . semua berlalu ya berlalu.
     Seseorang bertanya ‘ apa kamu ingin 17 tahun mu terulang ?? dan cepat aku menjawab ‘ya. Tapi Cuma sehari saja.haha  mengingat semua tentang masa-masa itu . semua terasa indah . terkadang aku menangis karna kekesalan terhadap teman . pertengkaran yang sepele bisa menjadi luar biasa. Keegoisan , dan yang paling sulit yaitu saling memaafkan.
     Aku punya banyak mimpi. Mimpi menjadi seorang penulis, penari terkenal,dan bisa membangun sebuah Panti asuhan. Tapi, itu seakan-akan hanya angan-angan. Karena terkadang orang-orang terdekat pun nggak mendukung. Tapi aku selalu menghiraukan pendapat mereka. Aku selalu berdoa dan membuat diriku selalu semangat agar semua mimpiku dapat terwujud.  
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar