Saat itu aku berumur 17 tahun . pagiku biasa
saja. Kalau ada yang bertanya seneng nggak sudah berumur 17 , tapi masih Jomblo
? mungkin aku hanya bisa jawab ya atau tidak . dan aku akan jawab ya . mungkin
anda berfikir dasar bodoh Jomblo kok seneng . aku punya alasan tersendiri ya.
Karena aku selalu berfikir yang utama dalam hidup yang pasti kebahagian. Tapi,
terlalu sering aku melihat banyak hal yang membuat aku takut untuk memiliki
seorang kekasih . misalnya pertengkaran . itu adalah hal yang sangat membuatku
merasa hidup nggak nyaman . apalagi aku belum bisa memberikan sesuatu yang
special untuk membuat diriku senang gimana nantinya dengan kekasih ? yang ada
nantinya dia nggak betah punya hubungan dengan kita karena kita kadang lupa
sama dia.
Siang
hari yang menyenangkan bersama sahabat-sahabatku . mereka memang pandai
sandiwara bisa-bisanya mereka buat aku menangis dan marah .
Aku merasa saat itu keadaan sangat kacau dan aku
terbawa emosi. Tapi tanpa aku sadari mereka memberi kejutan dan aku hanya bisa
membalasnya dengan tawa. Walau sudah sempat emosi.kami merayakan ulang tahunku
dengan sederhana . tapi itu saja sudah buat aku senang. Kami bercanda, tertawa
dan mereka mengotori wajah dan rambutku dengan kue tart aku merasa bahagia
bersama mereka . dan ini takkan bisa terulang dan akan menjadi kenangan .
Semua
seperti mimpi umurku kian hari semakin bertambah dan aku memasuki umur yang 18
tahun. Tak ada yang special seperti aku berumur 17 tahun. Kujalani hidup yang
penuh tantangan . mencari kebahagian sendiri, jauh dari kedua orang tua,
sahabat dan teman-teman . yang biasanya makan bareng sama keluarga, kadang sama
sahabat juga. Nah sekarang semua aku lakukan sendiri. Kadang makan pun kita
lupa nggak ada yang ngingatin . semua berlalu ya berlalu.
Seseorang
bertanya ‘ apa kamu ingin 17 tahun mu terulang ?? dan cepat aku menjawab ‘ya.
Tapi Cuma sehari saja.haha mengingat
semua tentang masa-masa itu . semua terasa indah . terkadang aku menangis karna
kekesalan terhadap teman . pertengkaran yang sepele bisa menjadi luar biasa.
Keegoisan , dan yang paling sulit yaitu saling memaafkan.
Aku
punya banyak mimpi. Mimpi menjadi seorang penulis, penari terkenal,dan bisa
membangun sebuah Panti asuhan. Tapi, itu seakan-akan hanya angan-angan. Karena
terkadang orang-orang terdekat pun nggak mendukung. Tapi aku selalu
menghiraukan pendapat mereka. Aku selalu berdoa dan membuat diriku selalu
semangat agar semua mimpiku dapat terwujud.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar